Orthetrum chrysis dan Orthetrum testaceum di Bendung Suro, Turi, Sleman



Sekelompok mahasiswa yang dilanda kejenuhan nekat mengagendakan pengamatan dengan persiapan seadanya. Pengamatan capung bisa menjadi obat untuk jiwa-jiwa yang lelah dengan banyaknya tugas dan laporan di masa perkuliahan.  Diputuskanlah tanggal 21 Oktober menjadi tanggal pengamatan. Ditemani dengan mas Praja, mas Diagal, dan mba Tria. Sekitar 11 anak manusia yang haus ilmu pengetahuan tadi berangkat dngan modal nekat dan berakhir tersesat. Singkat cerita akhirnya semua dipertemukan dalam keadaan sehat wal afiat. Bendung Suro yang terletak di kaki Gunung Merapi lokasinya sangat cocok digunakan untuk pengamatan capung. Banyak tanaman air, sungai jernih dan dangkal. 

Terlalu memesona tempat itu. Banyak sekali capung yang ditemui, diantaranya ; Orthetrum sabina, Orthetrum testaceum, Orthetrum glaucum, Orthetrum chrysis, Euphaea variegata, Vestalis luctuosa, Corpera marginipes, Pseudagrion pruinosum, Agriocnemis femina, Pantala flavescens, Neurothemis sp.

Yang paling menarik dari semuanya adalah 2 individu 1 genus tetapi beda spesies yaitu Orthetrum chrysis dan Orthetrum testaceum. Keduanya sekilas terlihat sama, dengan abdomen berwarna merah menyala dan ukuran tubuh yang hampir sama pula. Perbedaan dari kedua jenis itu ada pada abdomen bagian bawahnya. Pada abdomen Orthetrum chrysis terdapat tonjolan seperti kail, sedangkan pada Orthetrum testaceum tidak. selain itu, pada pangkal sayap Orthetrum testaceum terdapat bagian yang berwarna kecoklatan. 






Komentar